Mudik Lewat Nganjuk, Catat Empat Titik Jalan Rawan Macet

Ada informasi penting nih bagi Smartizen yang akan mudik, hindari jalan yang rawan macet.

Dilansir dari : https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4551286/mudik-lewat-nganjuk-catat-empat-titik-jalan-rawan-macet

Meski sudah ada ruas Tol Nganjuk, namun pemudik tetap diimbau waspada jalur rawan macet saat lebaran 2019. Polisi mencatat ada empat titik lokasi rawan terjadi kemacetan.

“Memang kita sudah masuk persiapan untuk menjalankan arus mudik lebaran. Meski sudah ada jalan tol di Nganjuk, tapi kita ada titik jalur arteri yang rawan macet di sini. Tepatnya di empat lokasi yang perlu diwaspadai,” kata Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta saat dihubungi detikcom, Kamis (16/5/2019).

Empat titik itu, kata kapolres, disebabkan ada perlintasan rel kereta api. Perlintasan itu berada di sebelah barat kota arah Madiun, dan dua perlintasan lagi di sebelah timur kota Nganjuk atau arah Surabaya.

“Untuk rawan macet karena imbas perlintaan rel KA, kalau dari kota ke arah Wilangan perbatasan Madiun itu ada dua titik yang rawan macet. Yang pertama di wilayah Bagor ada rel kereta api double track, yang kedua perlintasan kereta api Mintil. Setelah itu lewat Wilangan sudah lancar terus ke arah sana Surabaya,” katanya.

Dua perlintasan KA lain yang juga rawan terjadi kemacetan dari arah Nganjuk kota ke arah timur atau Surabaya. Dua perlintasan KA itu yakni di kawasan Baron dan Kertosono.

“Tapi kita terbantu juga dengan jalan tol yang sudah lewat Nganjuk,” ungkapnya.

Dia mengaku untuk pemudik yang melewati jalur arteri diimbau meningkatkan kewaspadaan. Sebab, banyak titik jalan rusak. Data Pemkab Nganjuk yang diterima polisi, ada 41 titik baik jalan nasional, provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa, yang mengalami rusak.

“Kemarin data kita terima ada 41 titik jalan rusak imbas dari proyek tol yang saat ini masih dibahas PPK tol untuk memperbaiki,” tandasnya.

Data yang dihimpun detikcom, total 300 Km wilayah Nganjuk rusak dan belum diperbaiki pascaproyek pembangunan jalan tol. Kerusakan di 41 titik itu terdiri dari jalan nasional, provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa. Warga Nganjuk pun mengancam memblokir jalan tol jika tidak segera diperbaiki.

“Total ada 41 titik lokasi kerusakan jalan. Baik jalan provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa. Rata-rata tiap titik 10 sampai 15 Km. Total ada 300 Km. Itu gini, jadi ketika mobilisasi muatan semua untuk tol lewat, tidak satu pintu. Di mana-mana jalan dilewati untuk mengejar target,” ujar Wakil Bupati Nganjuk Marhean Djunaedi kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *