Limbah Kulit Jeruk Ternyata Bisa Dipakai Untuk Membuat Roti Sehat

Wah.. Hebat sekali ya smartizen, bisa dicontoh untuk smartizen dirumah..

 

Dilansir dari : https://food.detik.com/kabar-kuliner/d-4585837/limbah-kulit-jeruk-ternyata-bisa-dipakai-untuk-membuat-roti-sehat?tag_from=wp_nhl_img_2&_ga=2.4331441.349301225.1560482601-1739882770.1543809348

 

Kulit jeruk biasanya dibuang. Karena rasanya pahit dan tak enak dimakan. Peneliti memanfaatkan limbah ini untuk membuat roti sehat.

Beragam jeruk biasa dipakai untuk meracik minuman seperti jus atau cocktail. Ampas jeruk yang sudah diambil sarinya ini umumnya berakhir di tempat sampah. Ternyata limbah jeruk ini bisa dimanfaatkan untuk membuat roti lebih sehat.

Dikutip dari food and wine (12/6) studi terbaru di Italia mengungkapkan bahwa tambahan 2% serat bllod orange dan lemon dalam tepung gandum durum bisa dimanfaatkan untuk membuat roti berserat tinggi.

Lalu bagaimana penambahan serat jeruk itu pada produk roti? Apakah akan mempengaruhi tekstur dan mempengaruhi daya simpan roti? Kira-kira roti akan terasa kayak jus jeruk? Jawabannya, dengan tamabhan serat jeruk roti menjadi makin enak.

Temuan ini dipublikasikan di Journal Frontriers of Nutrition yang bisa memecahkan dua masalah sekaligus. Pertama, untuk menjawab pertanyaan apakah ada cara menambah asupan serat tanpa harus makan kacang lentil saja tiap hari. Kedua, untuk mengatasi limbah makanan yang tiap hari makin bertambah di dunia.

Studi ini menjelaskan bahwa di selatan Italia, industri jeruk menghasilakn setengah juta ton serat jeruk atau ‘pastazzo’ setiap tahun. ‘Setelah melalui sejumlah pencucian dan pemurnian, sangat mungkin membuat tepung jeruk yang kaya akan serat diet yang bisa ditambahkan dalam produk makanan.’ungkap penulis studi ini.

Situs Bakery and Snacks menuliskan roti dengan serat jeruk memang punya rasa jeruk tetapi tidak terlalu berbeda dengan roti lainnya. Juga tak mempengaruhi volume, berat dan struktur remah. Semuanya nyaris sama dengan roti biasa. Bahkan roti dengan serat jeruk ini tahan lebih lama daripada roti biasa.

Studi ini tak sekedar meneliti efek tambahan serat jeruk untuk menambah citarasa tetapi lebih dari itu.

‘Akhirnya pemakaian serat jeruk pada pembuatan roti dapat dipertimbangkan sebagai alternatif bahan yang ramah lingkungan, dan valorisasi limbah pengolahan jeruk dan produk sampingannya,’ demikian kesimpulan penelitian.

Tentu saja banyak orang tak keberatan makan roti dengan sedikit aroma jeruk sekaligus menyelamatkan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *